Obat AIDS Antiretroviral (ARV) dan HAART?

AIDS adalah kepanjangan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. AIDS adalah penyakit yang berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh. AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus yang dikenal sebagai HIV.

Saya membaca-baca tentang penyakit AIDS dari Internet. Saya menemukan bahwa HIV yang menyebabkan AIDS dapat ditularkan melalui cairan tubuh, seperti darah, sperma, cairan vagina, dan air susu. Bayi yang tertular HIV bisa disebabkan karena ibu sudah terjangkit HIV sejak hamil bayi tersebut atau meminum susu ibunya yang terkena HIV.

Sayangnya HIV belum ada obat penangkalnya, sehingga orang yang sudah terkena HIV akan mengalami AIDS dan rentan terhadap penyakit lain. Bagaimana dengan Antiretroviral atau ARV dan pendekatan Highly Active Antiretroviral Therapy (HAART)? ARV dan HAART adalah obat dan bentuk usaha dalam menekan laju pertumbuhan HIV.

Mengutip dari chem-is-try.org yang menyebutkan bahwa “kita dapat mengetahui bahwa sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Obat-obatan yang telah ditemukan hanya menghambat proses pertumbuhan virus, sehingga jumlah virus dapat ditekan.”

Penyebab AIDS

AIDS is the most severe acceleration of infection with HIV. HIV is a retrovirus that primarily infects vital organs of the human immune system such as CD4+ T cells (a subset of T cells), macrophages and dendritic cells. It directly and indirectly destroys CD4+ T cells.

Struktur Virus HIV

Once HIV has killed so many CD4+ T cells that there are fewer than 200 of these cells per microliter (µL) of blood, cellular immunity is lost. Acute HIV infection progresses over time to clinical latent HIV infection and then to early symptomatic HIV infection and later to AIDS, which is identified either on the basis of the amount of CD4+ T cells remaining in the blood, and/or the presence of certain infections, as noted above.

In the absence of antiretroviral therapy, the median time of progression from HIV infection to AIDS is nine to ten years, and the median survival time after developing AIDS is only 9.2 months. However, the rate of clinical disease progression varies widely between individuals, from two weeks up to 20 years.

Many factors affect the rate of progression. These include factors that influence the body’s ability to defend against HIV such as the infected person’s general immune function. Older people have weaker immune systems, and therefore have a greater risk of rapid disease progression than younger people.

Poor access to health care and the existence of coexisting infections such as tuberculosis also may predispose people to faster disease progression. The infected person’s genetic inheritance plays an important role and some people are resistant to certain strains of HIV. An example of this is people with the homozygous CCR5-Δ32 variation are resistant to infection with certain strains of HIV. HIV is genetically variable and exists as different strains, which cause different rates of clinical disease progression

Sumber: Wikipedia

Ada perawatan yang lebih apabila HAART tidak mampu lagi menahan laju pertumbuhan HIV, yaitu mega-HAART. Perawatan ini menggunakan dosis ARV yang lebih tinggi lagi dan tentu menimbulkan efek samping yang lebih besar. Terus begitu sampai perawatan mega-HAART dihentikan, yaitu pada saat sistem kekebalan tubuh pasien tidak mampu untuk melawan HIV. Dengan kata lain, ARV dan HAART bukanlah obat AIDS.

Dengan demikian, maka HIV dan penyebarannya harus dihentikan melalui pengetahuan, kewaspadaan, kesehatan, dan perilaku. Meskipun tidak dapat dihentikan secara keseluruhan, paling tidak kita menjaga diri sendiri agar tidak terkena HIV :idea:

Tags: , , , , ,

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

2 tanggapan untuk “Obat AIDS Antiretroviral (ARV) dan HAART?”

  1. April 1st, 2010 at 10:02 | #1

    gak ada obatnya? benar-benar kutukan sampai mati. makanya seks bebas itu dilarang. ini peringatan mutlak.

Silakan Beri Komentar