Apa Itu Orang Keempat?

Dalam hubungan antara lawan jenis kita sudah mengenal baik siapa itu orang pertama, kedua, dan ketiga. Orang pertama bisa merujuk pada diri sendiri dan orang kedua bisa merujuk pada pasangan atau sebaliknya. Sedangkan orang ketiga biasanya dianggap sebagai orang yang masuk dalam kehidupan antara orang pertama dan kedua.

Kehadiran orang ketiga ini tak ubahnya sebagai perusak hubungan antara orang pertama dan kedua. Orang ketiga ini lazimnya disebut sebagai selingkuhan. Siapapun yang bersama orang ketiga ini akan dianggap berselingkuh.

Orang ketiga sudahlah biasa dilihat di kehidupan nyata atau dalam fiksi seperti sinetron. Orang yang tidak biasa adalah orang keempat. Mari kita bahas.

Orang keempat adalah orang yang memiliki kemampuan seperti anjing yaitu menggonggong kepada orang yang tidak dikenal. Sama seperti orang keempat. Mereka mengomentari baik orang pertama, kedua, dan ketiga secara, unfortunately, negatif.

Mereka adalah orang yang senang melihat perpecahan atau terlibat langsung dalam memecahbelah hubungan orang pertama dan kedua dengan memanfaatkan kelemahan dan kesalahan orang ketiga tanpa mengetahui betul apa permasalahannya dan siapa orang ketiga itu sesungguhnya.

Sesungguhnya setiap orang memiliki tendensi untuk menjadi orang keempat, tetapi tentu saja tingkat keakutan sifat iblisnya orang keempat ini memiliki tingkatan. Langsung ke tingkat yang paling parah adalah berusaha penuh dengan niat yang busuk agar hubungan orang pertama, kedua, dan ketiga jadi benar-benar hancur.

Orang keempat ini mengusahakan kehancuran dengan cara melibatkan dirinya langsung dalam lingkaran orang pertama, kedua, dan ketiga. Mereka biasanya suka memberikan komentar yang arahnya menuju kebencian dan bersifat memanas-manasi. Orang keempat ini orang yang seolah-olah paling tahu, paling benar, dan paling suci. Namun, sebenarnya orang ini adalah orang yang paling harus dimusnahkan dari muka bumi. Sorry agak lebay hahaa.

Bagaimana tidak? Bagi mereka yang pernah merasakan gonggongan orang keempat ini akan merasakan bahwa orang ini harus disingkirkan. Sudah sering kita lihat provokator ditangkap polisi, atau dibunuh oleh warga. Sama saja seperti itu. Bedanya, lingkup mereka bukan di ranah publik melainkan ranah pribadi.

Wahai orang keempat sudahlah cukup engkau mengurusi hidupmu yang ribet itu. Urusi saja pasanganmu yang tidak memuaskan itu, jangan urus urusan orang lain. Buat hidupmu bahagia tanpa ikut campur urusan orang lain.

Lalu di mana letak orang-orang keempat ini? Orang-orang keempat biasanya merupakan teman dari orang pertama, kedua, atau ketiga. Mereka yang sedikit kenal dekat atau baru sebentar kenal dekat akan mudahnya menjadi orang keempat dengan tingkat keiblisan yang paling akut.

Lalu bagaimana menghindari orang keempat ini? Pertama, jangan umbar masalah yang terjadi di media sosial. Kedua, jangan umbar masalah di chat service seperti Whatsapp, BBM, Line, WeChat, dan sebagainya. Ketiga, jangan berbicara ke orang keempat yang baru dikenal atau tidak bisa dipercaya. Dalam keadaan apapun, JANGAN! Orang seperti itu cuma ingin tahu saja masalah yang sedang terjadi dan ingin menjadikannya sebagai bahan gosip. Lebih parahnya, mereka akan coba memberikan pengaruh buruk bagi orang pertama, kedua, dan ketiga dengan saran yang seenaknya dan dangkal.

Selesaikan masalah sendiri dulu. Kalau sudah mentok baru boleh melibatkan orang keempat. Waspadalah dan jangan jadi orang keempat yang bersifat seperti iblis.

Tags:

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

Satu tanggapan untuk “Apa Itu Orang Keempat?”

  1. anjas
    July 8th, 2015 at 19:54 | #1

    pacar aq perna saya tinggalkan.selama2 bulan dan sllunya membri aq harapan eh tau2nx dia selingkuh.kok bisa ya…

Silakan Beri Komentar