Tidak Pakai Gula Mencegah Diabetes dan Berhemat

Sebelumnya saya telah mempublikasikan tentang pencegahan diabetes melalui pola makan sehat sumber dari iklan koran Kompas. Kali ini, saya akan memaparkan usaha dan upaya saya dalam mencegah kemungkinan diabetes yang akan timbul di kemudian hari karena saya takut kalau sakit akan menyusahkan orang lain.

Selain menyusahkan orang lain, tentu akan menyusahkan diri sendiri. Diketahui bahwa orang yang terkena diabetes lukanya akan sulit sembuh, ini sangat mengkhawatirkan apabila terjadi infeksi atau luka dalam tubuh. Takutnya kalau nanti terjadi infeksi berkelanjutan dan busuk malah harus amputasi.. tambah repot deh.. Daripada saya meresikokan diri, lebih baik saya melakukan upaya mencegah diabetes.

Tidak Memakai Gula pada Minuman

Diabetes erat kaitannya dengan gula. Gula pasir, gula jawa, dan gula-gula lainnya apabila dikonsumsi secara berlebihan berpotensi untuk menimbulkan diabetes. Oleh karena itu, gula harus dikurangi salah satunya pada minuman sehingga kemungkinan gula menyebabkan diabetes dapat diperkecil.

Seringkali, saya membeli es teh manis. Namanya di Jogja kebanyakan es teh, maupun es jeruk itu manis-manis. Bukan sembarang manis, tapi terlalu manis. Memang rasanya segar dan enak, tetapi tidak enak melihat efek jangka panjangnya apabila dikonsumsi secara berlebih. Maka, saya mengubah perilaku membeli minuman dengan mengatakan ‘jangan pakai gula’ atau ‘es teh tawar’. Pertama-tama memang tidak enak minum yang tawar-tawar, tapi lama kelamaan enak juga ada. Berusahalah untuk jangan menjadikan minuman penyebab diabetes.

Selain mengurangi ketergantungan akan rasa manis, tidak memakai gula bisa menghemat sekitar Rp500 – Rp700. Di Jogja sini, es teh manis dan es teh tawar perbedaannya kira-kira segitulah. Jadi kalau saya sehari minum es teh tawar tiga kali, maka dalam sebulan saya bisa berhemat sejumlah Rp500 x 30 = Rp15.000. Lumayanlah, untuk makan 1-2 kali hehehe.

Berusaha Tidak Pakai Gula

Usahakanlah rasakan ketidakenakan hari ini karena rasa enak sedang ditanam untuk masa yang akan datang ketika tua nanti. Jadi, berusahalah sekeras mungkin untuk tidak pakai gula. Tapi nanti kalau tubuh kekurangan gula bagaimana? Selama orang Indonesia masih makan nasi yang berkarbohidrat, kebutuhan gula dalam tubuh akan terpenuhi secara normal :mrgreen:

Semoga orang Indonesia sehat selalu 😛

Tags: , , , ,

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

Satu tanggapan untuk “Tidak Pakai Gula Mencegah Diabetes dan Berhemat”

  1. WIJANA
    January 28th, 2012 at 14:12 | #1

    I THINK ITS AGOOD IDEA, DEAL…! MAKASIH TLAH MENGINGATKAN

Silakan Beri Komentar