Cacing Jantung Dapat Menular ke Manusia

Pagi ini secara tiba-tiba saya ingin mendokumentasikan tentang cacing jantung. Spesies yang mematikan bagi hewan baik itu kucing maupun anjing. Bahkan, manusia pun bisa tertular lewat mediasi nyamuk. Jadi, cacing jantung adalah musuh bagi hewan dan manusia.

Dirofilaria immitis

Dirofilaria immitis yang dikenal sebagai Cacing jantung ini dapat menyebabkan kematian pada hewan apabila sudah lama menyerang. Cacing jantung tinggal di dalam arteri pulmonari menyebabkan kerusakan pada jantung dan paru-paru. Obat kelas avermectin digunakan secara meluas untuk mencegah penularan, tetapi American Heartworm Society memperkirakan sekitar 27 juta anjing di Amerika Serikat tidak dirawat (Wikipedia.org). Lebih parah lagi pada tahun 2002, ada 244.000 kasus menunjukkan positif bahwa hewan terinfeksi cacing jantung.

Keberadaan cacing jantung yang ditemukan pada anjing tersebut merupakan kekhawatiran kita semua karena bagaimanapun cacing jantung bersifat zoonosis dan cacing jantung dapat menular ke manusia yang dikenal dengan nematoda zoonotik yaitu pada kasus human pulmonary dirofilariasis (HPD)(Frisby, 1997;Johnstone et al., 1997).

Siklus Hidup Cacing Jantung

Penularan cacing jantung lewat nyamuk (greatlakesbcrescue.org)

Gambar di atas adalah siklus hidup cacing jantung yang ditularkan melalui nyamuk. Nyamuk yang menjadi pembawa telur cacing jantung adalah Aedes aegypti, Anopheles macullipennis Culek quinquefasciatusArmigeres subalbatus,  Aedes vexanAedes sierrensis, dan Aedes triserria. Ternyata genus nyamuk yang berperan paling banyak adalah genus Aedes termasuk spesies Aedes aegypti sang pembawa penyakit demam berdarah.

Pada gambar di atas, sang nyamuk membawa Microfilariae yaitu ‘anakan’ dari cacing jantung. Sedangkan cacing jantung sendiri ketika dewasa bisa mencapai 11cm cukup mengerikan ketika terdapat pada jantung. Gambar di bawah menjelaskan seberapa mengerikannya cacing jantung bagi penurunan daya hidup hewan dan manusia.

Jantung yang terserang cacing jantung

Dengan demikian, maka berhati-hatilah dengan cacing jantung. Basmilah pembawa microfilariae-nya yaitu nyamuk. Jangan biarkan nyamuk berkembang di lingkungan kita. Cacing jantung, selain dapat menimbulkan penyakit gawat pada hewan juga bisa ke manusia.

Tags: , , , , , ,

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

3 tanggapan untuk “Cacing Jantung Dapat Menular ke Manusia”

  1. ary
    September 24th, 2010 at 16:14 | #1

    😯

  2. MAULANA
    September 7th, 2011 at 16:58 | #2

    jangan cuma kasih tau penyakitnya tetapi harus ada solusinya baik pencegahan maupun obatnya,demi kepentingan bersama karna obat yang dijual untuk membasmi cacing pita yang tertular pada manusia belum ada tuhh.. apalagi cacing jantung hihihihihhi 😀

  3. tri wahyu
    November 23rd, 2012 at 19:08 | #3

    terimaksi banyak infonya

Silakan Beri Komentar