Penyebab Belanja Iklan Nasional Melonjak 26%

Mengutip dari artikel R. Fitriana pada bisnis.com Selasa, (20/4):

Nilai belanja iklan nasional pada kuartal I/2010 naik 26% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, karena sejumlah produk yang sebelumnya tidak beriklan mulai menggelontorkan dana untuk promosi.

….

Nielsen Advertising Service yang melakukan monitoring iklan menyebutkan iklan di stasiun televisi pada kuartal I/2010 mengalami kenaikan tertinggi sebesar 31% atau mencapai Rp8 triliun.

Penyebab Lonjakan 26%

Saya kira penyebab melonjaknya belanja iklan nasional sebesar 26% tersebut adalah banyaknya pemberitaan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.

Penting di sini bukan hanya berita kerusuhan yang dibahas dua tiga hari, melainkan berkesinambungan. Selain itu, alasan penting juga dilandasi adanya rasa peduli secara empati dan memancing emosi para penonton televisi.

Indonesia kita tercinta ini memiliki kasus besar yang terus berkesinambungan beberapa bulan terakhir, dapat dimulai dari kasus:

  • Pembunuhan direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen
  • Terlibatnya ketua KPK Antasari Azhar atas pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen
  • Perang antara KPK dengan Anggodo dan Anggoro
  • Terseretnya Susno Duadji VS KPK (Buaya VS Cicak)
  • Bank Century Bailout yang menyeret Wakil Presiden Budiono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani
  • Sampai akhirnya tertangkapnya Gayus Tambunan sebagai koruptor pajak yang diawali dari adanya makelar kasus

Semua kasus tersebut memang benar-benar menyita perhatian. Banyak orang yang membicarakan kasus tersebut mulai dari berbagai kalangan. Selain itu, media massa juga memborbardir dengan pembeberan fakta dan sudut pandang.

Disebabkan oleh konsentrasi banyak orang tertuju pada berita tersebut dan tidak mau ketinggalan informasi sedikit pun, maka ini adalah peluang bagi advertiser (pengiklan) untuk mengiklankan produknya secara efektif, terutama pada media massa yang mudah diakses secara live (langsung) yaitu televisi.

Tags: , , ,

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

Belum ada tanggapan untuk “Penyebab Belanja Iklan Nasional Melonjak 26%”

Silakan Beri Komentar