Biaya Periksa Darah Instalasi Rawat Darurat RS Sardjito

Beberapa waktu yang lalu saya mengalami penyakit yang lumayan parah mengambil kesehatan saya. Hal itu terjadi dikarenakan saya terlalu memaksakan diri bermain futsal pada jam 22.00 sampai jam 24.00 (dua jam). Sebelumnya, pada hari itu (seminggu yang lalu 29 Mei 2010) saya cukup merasa kelelahan tetapi malamnya malah dilanjut main futsal.

Tidak hanya karena kelelahan, tetapi pas pulang saya tidak memakai baju dan motor melaju begitu cepat. Hal tersebut saya lakukan karena saya tidak membawa baju ganti. Pertimbangan saya adalah bahwa lokasi kosan yang terhitung dekat dari lokasi futsal.

Sepulang dari futsal saya langsung mandi dengan menggigil. Pada saat mandi saya sudah merasakan bahwa badan saya tidak beres. Akhirnya setelah mandi saya tidur. Keesokan harinya barulah benar-benar terasa demamnya dan apabila disentuh terasa miris dan sakit.

Sakit Tambah Parah

Khawatir sakit bertambah parah dan mungkin terkena demam berdarah, maka saya berangkat ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Dr. Sardjito, Yogyakarta. Pada saat itu saya berangkat sendirian kira-kira jam 21.30. Sebenarnya saya harus mendaftar dulu di depan untuk menerima perawatan, tetapi karena saya sakit maka saya langsung saja minta di bawa tempat tidur untuk diperiksa. Kartu berobat pun saya serahkan ke perawat.

Ada pertanyaan yang menggelitik dari dokter. “Dari fakultas mana mas?” Saya jawab “Filsafat.” Dokter melanjutkan pertanyaannya “tidak habis mabuk kan?” saya jawab “nggaklah..” Dalam hati saya berkata “emangnya apa hubungannya fakultas filsafat dengan mabuk?” Ah sudahlah mungkin itu hanya prosedur.

Saya pun diperiksa tekanan darah dan diambil darah. Saya menunggu hasilnya di tempat tidur Instalasi Rawat Darurat selama kurang lebih 30 menit, wow cukup lama bagi saya karena di situ tidak ada selimut dan AC-nya sangat dingin.

Hasil Periksa Darah

Hasil periksa darah menunjukkan bahwa trombosit saya turun sebesar 8.000 saja, normalnya 150.000. Dikarenakan saya baru dua hari sakit, maka hasil ini belum cukup untuk memvonis saya terkena penyakit parah seperti demam berdarah. Akhirnya saya disuruh datang lagi keesokan harinya untuk periksa darah lagi. Dengan demikian, maka saya diberikan prescription dan disuruh mengambilnya di apotek.

Saya bayar biaya administrasi pemeriksaan saya di IRD. Ternyata totalnya adalah Rp 73.050. Woooooooooow, mahal juga yah. Biaya periksa Rp 73.050 itu dengan rincian sebagai berikut:

  • Keperawatan IGD Rp 12.500
  • Pemeriksaan Patologi Klinik (Pemeriksaan darah) Rp 29.500
  • Periksa Dokter dan Konsultasi Rp 18.000
  • Obat/Barang medis Hospita Farma Rp 1.550
  • Karcis Rp 10.000
  • Adminsitrasi/Pembulatan Rp 1.500

Kalau dilihat-lihat kecil-kecil yah biayanya, tetapi kalau dijumlahkan jadi besar yaitu Rp 73.050. Biaya periksa darahnya cuma Rp 29.500 loh tapi biaya lain-lainnya yang banyak. hehehe :mrgreen: Ya, begitulah perjalanan saya tentang pengambilan darah.

Saran

Kalau hendak memeriksakan darah Anda ke rumah sakit sebaiknya setelah 3 atau 4 hari setelah sakit, supaya hasilnya benar-benar akurat. Jadi tidak usah periksa darah untuk kedua kalinya seperti yang saya lakukan. Ini akan menghemat biaya. Pemeriksaan darah yang seperti ini sudah pernah saya lakukan dulu kala.

Saat itu saya baru demam dua hari, tetapi langsung periksa darah. Hasilnya nihil dan disarankan untuk periksa darah keesokan harinya. Akhirnya, keesokan harinya barulah terdeteksi bahwa saya terkena penyakit typhoid atau tipus/tipes/tifus.

Tags: , , , , , ,

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

Belum ada tanggapan untuk “Biaya Periksa Darah Instalasi Rawat Darurat RS Sardjito”

Silakan Beri Komentar