Pak Hidayat Nur Wahid Makan Di Lombok Ijo Yogyakarta?

Hari ini, minggu malam jam 20.45, saya makan di Lombok Ijo Yogyakarta. Sebelumnya, saya ingin makan ikan cucut bakar di sebuah rumah makan sekitar jalan Kaliurang km 6, tetapi dikarenakan ikan cucutnya habis, maka saya mencari alternatif. Namun, saya bingung memikirkan apa yang hendak saya makan malam ini. Saya memikirkan mulai dari SS (Spesial Sambal), Poca (Pondok Cabe), Soto Colombo, sampai Sate Madura dan saya pun bingung (ga bingung-bingung amat sih..), tiba-tiba kekasih saya nyeletuk “di Lombok Ijo aja..” Oh iya tadi sebelum ke restoran seafood, saya sempat berpikir untuk pergi ke Lombok Ijo. Dengan demikian, saya pergi ke Lombok Ijo.

Perjalanan panjang dari jalan Kaliurang km 6, lalu menelusuri Ring Road utara, jalan Affandi (Gejayan), dan jalan Laksda Adisucipto (jalan solo), membawa kami straight to the Lombok Ijo Restaurant (apanya yang straight!? Orang jalannya belok-belok begitu.. kena lampu merah pula). Saya pun masuk ke gerbang Lombok Ijo, eh tiba-tiba suara tukang parkir “kanan mas, kanan mass..!” Saya pun ke kanan, eh tuh tukang parkir bilang untuk ke 3 dan 4 kalinya “mas.. kanan mas! Kanan mas..!” Saya bales “Iyeeeeeee sabarrrr..” 👿 Dan dalam hati pun ngedumel “emang gw budeg apa ya?!” 👿

Saya dan kekasih masuk dan memilih tempat duduk yang pas. Setelah dapat, kami pun didatangi oleh seorang garςon dan menyerahkan menu. Kami memesan sejumlah makanan untuk dimakan (masa untuk dibuang……… :roll: ). Setelah menunggu tidak sampai 10 menit, makanan pun datang dan kami, terutama saya, makan dengan lahapnya (barbarian style). Akhirnya, kami pun selesai makan, lalu saya bengong sebentar. Setelah puas bengong, kami pun beranjak untuk menuju kasir.

Dalam perjalanan menuju kasir, saya melihat ada sekumpulan orang sedang makan dalam satu meja. Nah, saya perhatikan baik-baik, kok seperti seseorang di PKS yah? Siapa yah? Hmm, saya kurang yakin. Sambil melewati mereka, saya memperhatikan salah satu diantara mereka memakai baju batik yang ada lambang PKS-nya, nah di sini makin kuatlah dugaan saya tentang seseorang di PKS itu. Sesampainya di kasir, saya pun bertanya kepada kekasih “yank.. itu siapa yah?? Perasaan pernah lihat? Orang PKS kan?” Pacar saya mengiyakan dan dia pun berpikir lumayan keras.

Saya mencoba mengingat-ingat dengan menduga-duga “hmmm, pastinya bukan Tifatul Sembiring, tapi siapa yah?” Tidak lama kemudian, pacar saya ingat dan memberitahu saya bahwa beliau adalah Hidayat Nur Wahid. Nah, benar itulah yang saya kira, tapi benar ga ya bahwa itu adalah sang Ketua MPR periode 2004-2009, Pak Dr. Hidayat Nur Wahid? :roll:

Dr. Hidayat Nur Wahid

Sepulang dari makan, saya pun searching di Google Images untuk kata kunci “Hidayat Nur Wahid” dan akhirnya ketemu fotonya. Saya membandingkan foto yang saya temukan (di samping) dengan ingatan visual di restoran Lombok Ijo tadi.

Saya menemukan perbedaan antara foto di samping ini dengan ingatan visual saya. Di Lombok Ijo tadi, rambut Pak Wahid terlihat hitam, wajahnya cerah, dan terlihat gemuk. Kalau foto di samping, rambutnya putih-hitam, wajahnya pucat, dan terlihat lebih kurus dari yang saya lihat tadi. Inilah yang saya bingung, kok beda yah? Apa mungkin ada orang yang mirip beliau? Tapi kayaknya ngga, tapi saya juga kurang yakin, makanya saya buat blogpost ini 😎 Siapa tahu ada yang bisa memastikan hehehe :mrgreen: Sayang tadi lagi pada makan, kalau ngga, mungkin saya sudah tanyakan langsung.. hehehe. Kalau dugaan saya benar, saya ingin foto-foto heuehuehueh.. bukan karena saya penggemar, tapi karena pengen aja buat kenang-kenangan, maklum saya dari kampung.. 😳

Pupus sudah harapan untuk memastikan dan berfoto, saya pun menuju parkiran motor dan berangkat pulang.

(Catatan: Tulisan ini tidak ada muatan politik sedikit pun, dan informasi diberikan sesuai dengan yang saya lihat)

Tags: , , ,

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

10 tanggapan untuk “Pak Hidayat Nur Wahid Makan Di Lombok Ijo Yogyakarta?”

  1. March 16th, 2010 at 04:21 | #1

    nice sharing.. kapan2 mampir kerumahku yang ini ya..???

  2. March 16th, 2010 at 05:02 | #2

    huaaaaaaaaaaaaa……… mengingatkanku kembali pada jogja
    huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…….

    • aprillins
      March 16th, 2010 at 05:31 | #3

      Hehehehe.. S3 aja bang di jogja lagi.. hehehehe..

  3. March 16th, 2010 at 05:04 | #4

    Lho kenapa ngga tanya langsung sob? Lmayan kan ntar bisa dapet kenang2an foto bareng, jarang2 lho dapet kesempatan kayak gitu. Saya aja seneng bgt kalo ktemu beliau..tapi kapan ya?
    He’s one of my fave leader!

    • aprillins
      March 16th, 2010 at 05:34 | #5

      walah.. pada saat itu mereka lagi makan dengan lahap,, kalo langsung nanya pasti sangat mengganggu,, iya sih jarang banget dapet kesempatan gitu di tempat yang ngga formal lagi jadi kan bisa bebas,, tapi yaaa sopan santun juga harus dijaga hehehehe 😎

      kalo ada kesempatan pasti dikau bisa ketemu deehh.. heheheh 😳

  4. March 16th, 2010 at 07:59 | #6

    Pasti nggak mau nanya deh…
    Khan lagi2 buru soalnya ada yang nemenin sih…

  5. March 16th, 2010 at 08:00 | #7

    kenapa nggak dipajang aja foto yang nemenin makan? biar kitenya semua bisa tau….

    • aprillins
      March 16th, 2010 at 11:11 | #8

      yang nemenin makan saya? ehuehuehueh jangan donk ahhh.. 😳

  6. March 17th, 2010 at 12:05 | #9

    Haha kiraen ketua MPR demen makan lombok ijo. Ya wess okelah kalau begitu

  7. April 15th, 2011 at 11:37 | #10

    Saya mau makan siang nih ke sana, at the first time, cari menu yang enak apa ya, berhubung kolestrl tinggi, saya cari menu ikan, ada ga ya…oya, Pak Nur Wahid kan punya istri baru cantik pula, jadi wajar sekarang lebih ngenomi, hehehhe…

Silakan Beri Komentar