Keringat dan Air Liur Disemutin, Diabetes?

Tentu sudah diketahui aktivitas sehari-hari yang dilakukan manusia dinamakan tidur. Ketika tidur, secara sadar atau tidak sadar, manusia mengeluarkan keringat dalam tubuh. Demikian juga hal yang terjadi pada tubuh saya, sewaktu bangun tidur tubuh saya sudah mengeluarkan keringat dan saya sadari bahwa keringat tersebut keluar ketika saya tidur. Nah, secara otomatis maka keringat tersebut haruslah diseka. Setelah diseka dengan tisu, diletakkanlah tisu tersebut di lantai, karena masih malas membuangnya ke tempat sampah.

Saya tidur-tiduran sebentar untuk mengembalikan 50% nyawa yang tertinggal di alam sana. Beberapa saat kemudian, muncullah satu ekor semut berkeliling di tisu tersebut, ya saya cuekin. Kemudian, datang lagi dua semut, lalu datang beberapa lagi, lalu datang, dan datang lagi.. :roll: Loh kok? Ngapain semut ngerubutin tisu saya?! 👿

Dari kejadian tersebut saya curiga 50% bahwa saya terkena penyakit gula yaitu Diabetes Mellitus. Masih, saya tidak percaya..

Di pagi hari biasanya saya mengalami mulut kering dan air liur yang kental di tenggorokan. Nah, untuk membuang air liur tadi, maka saya pergi keluar kamar dan mengeluarkan ludah di tempat biasanya.. CUIH! Setelah itu saya kembali ke kamar untuk menyalakan laptop, cek telepon seluler, dan minum. Rasa kental itu kembali di tenggorokan setelah minum sedikit air, lalu saya pergi keluar kamar lagi dan meludah. Eh! Ternyata ludah sebelumnya telah dikerubuti oleh banyak semut. Nah loh ❓

Dari kejadian yang satu ini lengkaplah kecurigaan sebesar 100% bahwa saya terkena Diabetes. Namun, saya tidak langsung mengeceknya ke dokter, tetapi berusaha untuk makan dengan benar dan menghindari gula secara signifikan. Saya takut nanti luka saya ga sembuh-sembuh gimana?

Tidak Diabetes?

Setelah sekian lama saya berusaha untuk menghindari gula, akhirnya saya menemukan kecurigaan baru tentang semut yang mengerubungi ludah saya di kosan selama ini. Ternyata buah rambutan di pohon sudah habis, sehingga hipotesis saya adalah bahwa semut itu kelaparan. Kok bisa?

Pada suatu pagi saya berkumur dan membuangnya ditempat biasa saya meludah (kok postingannya jorok-jorok yah :mrgreen: ). Nah, setelah beberapa lama kemudian air hasil kumuran saya dikerubuti semut! Di sini saya berpikir bahwa air tersebut mengandung rasa manis dari air liur saya.

Keesokan harinya saya coba untuk membuang air di tempat saya biasa meludah, ternyata air tersebut tetap dikerubuti semut ❗ Kejadian ini membuat saya lega ternyata memang semut-semut tersebut sedang kelaparan atau mungkin kehausan 😳 Saya pun melupakan bahwa pada air liur pun terdapat enzim ptialin yang, kalau tidak salah, dapat mengubah rasa karbohidrat menjadi maltosa. Sehingga, tidak menutup kemungkinan bahwa orang lain yang meludah di situ pun air liurnya akan dikerubuti semut.

Penelusuran saya di atas tetap saja tidak membawa rasa puas, karena masih ada pertanyaan yaitu kenapa tisu bekas menyeka keringat saya dikerubuti semut? Kenapa yah? Apa tisunya manis ❓

Mungkin ada yang lebih paham soal ini? :mrgreen:

Tags: , , , , ,

AUTHOR

# Mulutku seperti brankas. Tidak akan terbuka sampai Anda minta untuk membukanya. Semua orang butuh tempat untuk bercerita. Ceritakan pada saya. Pasti akan mendapatkan balasan dari saya apabila bercerita lewat aprillins at gmail.com. Saya tidak akan menanggapi dengan serius, tapi Anda akan mendapatkan jawaban yang masuk akal.

6 tanggapan untuk “Keringat dan Air Liur Disemutin, Diabetes?”

  1. March 16th, 2010 at 09:33 | #1

    biar gak ragu, sebaiknya cek di lab aja, saya pernah curiga kena diabetes waktu sering haus dan cepat ngantuk, dilihat lagi ada turunan dari bapa saya setelah dicek gak kenapa-napa… 😀

    • aprillins
      March 16th, 2010 at 11:03 | #2

      iya sih mau ngecek cuma malu.. masa anak muda kena diabet.. huhu huh 😡 kalau saya cepat ngantuk tapi ga tidur-tidur jadi gimana? heheheh :mrgreen:

  2. March 17th, 2010 at 12:00 | #3

    Kalau semut yang ada di lombok lebih aneh lagi gan. Mereka demennya makan kabel kabel. Maunya ngasah gigi kali bwt perang

  3. March 19th, 2010 at 12:52 | #4

    hahahaaa….keringetnya manis 😛

  4. trisun
    April 18th, 2011 at 05:47 | #5

    dulu aku lebih parah tuh, di pundak ada luka karena kecelakaan, lalu diperban seadanya.
    eh waktu bangun tidur, terjadilah adegan horror yaitu perban ku dirubung semut!! untungnya tipe2 semut kecil2 yang tidak menggigit.
    jadi bertanya2, yang dirubung itu darah ku atau obat yang ada di perban itu yah?
    setahu ku, obat2 semacam antiseptik atau penutup luka kyke ga bakal disukai deh ama hewan.
    wuih, kalo gitu darah ku maniezzz kyke…. hiyyyy

  5. shandy
    October 26th, 2012 at 21:45 | #6

    Kalo pristiwa saya hampir mirip” sama seperti abang , cuma bedanya kalo saya keringet yang masih nempel dibadan itu langsung dikerubunin sama semut , dan terkadang ane kebangun gara” itu semut” udah ngegigitin ane…
    Apa saya terkena diabetes ??

Silakan Beri Komentar