Langganan artikel
  • Home
  • Registrasi
  • Buku Tamu
  • Arsip
  • Penulisan
  • Tentang Blog
    • Ketentuan
    • Comments Feed
Artikel Selanjutnya
Artikel Sebelumnya

Tips Makan di Restoran: Komunikasi Pelanggan dan Pelayan

4 April 2011 12:04 PM - oleh aprillins Ada 3 tanggapan
grandeprovence.co.za

Grande Provence

Makan di restoran? Siapa sih yang tidak suka? Apalagi gratis, semua orang bisa saja suka. Makan, makan, dan makan, kadang keinginan makan atau yang disebut dengan kelaparan atau sedang nafsu makan membuat orang lupa diri bahwa kita semua adalah manusia. Ketika di restoran pun kita terlingkup dalam komunikasi sosial.

Komunikasi Pelanggan dan Pelayan

Pelanggan hendaknya mengerti bahwa pelayan bekerja demi hidupnya. Sebaliknya juga demikian, pelayan harus mengerti bahwa orang yang datang ke restoran pastinya adalah orang yang punya hajat, yaitu mau makan. Kalau orang mau makan kebanyakan dari mereka adalah orang yang lapar. Kalau orang sudah lapar pikiran dan emosinya labil, jadi gampang marah dan kesal. Kalau sudah demikian, pelayan pun bisa kena marah.

Pelayan hendaknya dididik agar mengetahui apa kemauan pelanggan dan membayangkan dirinya ketika menjadi pelanggan yang kelaparan. Paling tidak, jika restoran sedang ramai pelayan menanyakan kepada pelanggan yang baru datang agar pelanggan tersebut tidak merasa dicuekin. Saya sebagai pelanggan tidak akan menunggu lebih dari 7 menit untuk ditanyakan oleh pelayan, lebih dari itu saya pergi ke restoran lain. Apa yang saya butuhkan di sini sebagai pelanggan? Perhatian. Saya menunggu kepastian bahwa saya diperhatikan dan disadari sebagai pelanggan. Apa gunanya pelayan jika tidak memperhatikan pelanggannya?

Nah, kalau sudah diberikan perhatian saya bisa tenang dengan asumsi bahwa pelayan tersebut akan melayani saya. Pelayan juga bisa memberitahukan dan bertanya kalau restoran penuh apakah ingin menunggu atau bagaimana? Jadi di sini pelanggan diberikan pilihan, bukannya disuruh menunggu tidak jelas.

Saya sebagai pelanggan lebih suka dilayani dengan biasa saja, tidak terlalu formal, tetapi tidak pula begajulan. Jadi ya biasa saja, becanda boleh tapi ya tahu diri soalnya kadang ada pelayan yang tidak tahu diri alias kebanyakan ngomong dan bawel, bikin pusing saja. Just straight to the menu with a little styles, I am starving here. Pelanggan mau makan, bukan mau ngobrol atau ditawarin makanan secara brutal.

Kalau saya lebih baik disuruh menunggu datangnya makanan selama 30 menit dan tepat waktu. Daripada dibilang tunggu 15 menit tapi datangnya 20 menit alias terlambat. Karena hal tersebut bikin pengharapan jadi hancur dan otomatis menjadi kesal, janji haruslah ditepati, jangan berjanji jika tidak bisa menepati.

Pelanggan Juga Harus Sopan dan Tahu Diri

Jika pelanggan sudah dilayani dengan baik setelah memesan/order makanan oleh pelayan, maka saatnya bertingkah laku sebagai pelanggan yang baik. Tunggulah makanan datang sesuai dengan waktu yang dijanjikan, kalau waktu yang dijanjikan sudah melebihi barulah bisa komplain.

Pelanggan juga tidak boleh memanggil pelayan seenaknya contohnya memanggil dengan raut muka tidak bersahabat, berbicara kasar, berteriak atau mengeluarkan kata-kata kotor, atau memanggil dengan menjentikkan jari berulang-ulang kali. Sebenarnya peran pelanggan yang datang ke restoran sangatlah sedikit.

Pelanggan hanya harus memesan makanan, menunggu makanan datang, makan, bayar dan pulang. Jadi tidak susah menjadi pelanggan yang baik. Misalnya, ada kasus makanan yang salah, kalau benar-benar salah dan tidak suka mintalah diganti jangan marah-marah secara brutal.

Pelayan menghadapi berbagai macam pelanggan mulai dari yang memberi tip sampai dengan yang tukang marah-marah menghancurkan fasilitas restoran. Pastilah lumayan stres jadi pelayan. Oleh karenanya sebagai pelanggan yang baik, ada baiknya berkomunikasi dengan nada suara yang ramah, lemah lembut, sedikit becanda, dan kalau bisa menggunakan kata ‘tolong’. Dengan hati yang tidak tertekan maka pelayan akan encer otak dan perasaanya untuk melakukan pekerjaannya dengan baik, secara otomatis di sini pelanggan juga untung kan kalau dapat pelayanan maksimal? Jelas iya.

 

 


Tweet

AUTHOR

aprillins # Saya adalah seseorang yang tidak menyukai peraturan. Namun, bagaimanapun peraturannya saya harus mematuhinya karena di sinilah seorang warga negara dapat dinilai kesetiaannya. Sebagai pertimbangan untuk tidak mematuhi peraturan, harus ada hal substansial yang mendasarinya. Oleh karena itu, patuh bukan berarti patuh terhadap hal yang ada di luar hati nurani. Itulah saya, kuliah di filsafat dan berpikir filosofis, tapi kadang juga pragmatis :)

Artikel Terkait

  • Menu Hoka-Hoka Bento Delivery
  • Makan Gurame di Restoran Sendang Ayu
  • Ketemu Teman SMU yang Ikut Ujian PLN Jobfair UGM
  • Harga Menu Salmon di Pepper Lunch Senayan City
  • Cara Mengenali Ciri-ciri Jamur Beracun
  • Chicken Nugget McDonald Diduga Mengandung Bahan Kimia Bensin
  • Double Cheeseburger McDonalds
  • Paha Seksi, Montok, dan Menggairahkan Enak Buat Digigit

3 tanggapan untuk “Tips Makan di Restoran: Komunikasi Pelanggan dan Pelayan”

  1. Zian
    April 5th, 2011 at 09:24 | #1
    Reply | Quote

    Saya belum pernah makan di restoran, hehe

  2. baburinix!
    April 7th, 2011 at 21:54 | #2
    Reply | Quote

    terimakasih infonya ya! ;-)

  3. barong
    January 4th, 2012 at 00:01 | #3
    Reply | Quote

    kayaknya susah diterapkan di indonesia,karena orangnya sensi dan gimana gitu

Berikan tanggapan Anda

Batalkan memberi komentar

Kategori

  • Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Dunia Lain
  • Dunia Maya
  • Fashion
  • Hewan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Musik
  • Olahraga
  • Pengalaman
  • Perbankan
  • Percintaan
  • Software
  • Teknologi

Artikel Terbaru

  • Salah Satu Penyebab Galau
  • 10 Resolusi Tahun 2012
  • Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah
  • Testing Klik! atau Kuk!?
  • 5 Panduan Menulis Artikel Untuk AdSense
  • 2 Latihan dan Aktivitas Fisik Untuk Mencegah Diabetes
  • 5 Peletakan AdSense yang Dilarang
  • Panduan Aman Main Google AdSense
  • Cara Terbaik Mengimplementasikan Iklan Google AdSense
  • Sejarah Nexian (Metrotech Jaya Komunika) dari Tahun ke Tahun
  • [Deco*27] Light Lag (ライトラグ) Lyrics
  • Spesifikasi dan Harga Acer Aspire One 722
  • Chord: Anjie Drive – Berhenti di Kamu
  • Download mp3: Anjie – Berhenti di Kamu Full Clean
  • Liburan ke Luar Angkasa Cukup Dengan Rp1.780.000.000 Saja
  • Kata-kata Mutiara Steve Jobs
  • 7 Jawaban Richard Branson Tentang Penggunaan Media Sosial
  • Strategi Periklanan Facebook yang Membuat Google Pusing
  • Stayin’ Alive (Kagamine Len : Append) Lyrics
  • Panduan 3 Cara Berperang Melawan Kolesterol Jahat (LDL)
  • Di Kutai Membunuh Orangutan Dibayar Rp500.000-Rp2.000.000
  • Biaya Pemeriksaan Kolesterol di Pramita Lab Yogyakarta
  • Perbedaan Spesifikasi Canon Vixia HF R10 dan R100
  • Server Maintenance Mempengaruhi Website di SERP Google?
  • Cara Mengcopy atau Memindahkan Contact Facebook ke Gmail
  • Jual Asus A42J Core i3 di Ciledug dan Bintaro
  • Tampilan Blue Screen of Death Diperbaharui di Windows 8
Berbagi Pengalaman Hidup © 2008-2011
All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography