Langganan artikel
  • Home
  • Registrasi
  • Buku Tamu
  • Arsip
  • Penulisan
  • Tentang Blog
    • Ketentuan
    • Comments Feed
Artikel Selanjutnya
Artikel Sebelumnya

Biaya Cek Usus Buntu (Appendicografi) Beserta Obat dan Dokter di RS Panti Rapih Yogyakarta

9 June 2011 03:06 PM - oleh aprillins Berikan tanggapan Anda

Hampir genap seminggu saya mengalami sakit di perut bagian kanan bawah. Sebelumnya, saya sempat konsultasikan dulu penyakit ini ke teman kosan saya yang kuliah di Fakultas Kedokteran UGM, Bambi. Dia bilang takutnya ada usus buntu oleh karenanya dia menyarankan untuk periksa di dokter saja. Sehari kemudian saya langsung memeriksakan kondisi perut saya ke Rumah Sakit (RS) Panti Rapih, Yogyakarta.

gambar appendix atau usus buntu

Hari Pertama

8 Juni 2011 – Di RS tersebut saya langsung tanyakan lokasi dokter Penyakit Dalam yaitu di lantai 2. Setelah itu saya mendaftar untuk mendapat nomor antrian. Lalu saya menunggu sampai akhirnya dipanggil masuk.

Di dalam ruangan periksa, perut saya diperiksa. Setelah itu Dokter menyarankan saya untuk tes urin untuk mengetahui apakah ada infeksi saluran kencing atau tidak dan ke bagian radiologi untuk dilakukan pengecekan usus buntu (appendicografi). Hal ini dilakukan karena menurut dokter posisi usus buntu dan saluran kencing berdekatan jadi sebaiknya diperiksa keduanya supaya tidak menduga-duga.

Saya pun melakukan tes urin terlebih dahulu. Lalu, untuk bisa appendicografi haruslah dilakukan cuci perut dengan meminum garam inggris (obat pencahar) terlebih dahulu sampai buang air besar atau selang 2-4 jam. Setelah itu, Kontras Appendicogram (Barium) dapat diminum. Fungsi dari Barium ini adalah memvisualkan bentuk usus besar dan utamanya memvisualkan usus buntu (appendix) ketika dilakukan proses radiologi. Setelah minum barium maka harus puasa sekitar 10-12 jam sampai akhirnya dapat dilakukan radiologi.

Rincian biaya pada hari pertama ini adalah:

Keterangan Biaya
Jasa rumah sakit poli penyakit dalam Rp15.000
Jasa medis dokter Rp50.000
Laboratorium (Tes Urin) Rp48.000
Obat – Pronalges 100mg tablet 2 butir Rp10.106
Obat – Nislev 500mg tablet 2 butir Rp61.894
Kontras Appendicogram Rp42.000
TOTAL Rp227.000

Hari Kedua

9 Juni 2011 – Pagi hari saya datang ke RS Panti Rapih pukul 08.30 untuk melakukan radiologi. Setelah melakukan radiologi maka menunggu dulu hasilnya selesai sekitar 45 menit. Ketika selesai, saya langsung ke lantai 2 untuk konsultasi ke dokter.

Sampai di ruangan dokter saya langsung menyerahkan hasil tes urin dan appendicografi yang saya lakukan sebelumnya. Hasilnya, tidak ada infeksi saluran kencing. Hasil appendicografi menunjukkan bahwa ada kemungkinan besar bahwa usus buntu saya mengalami peradangan, solusinya yaitu dioperasi. Saya pun pikir-pikir dulu kalau ingin dioperasi mengingat tanggal 15 Juni ini saya ujian skripsi.

Setelah selesai konsultasi, saya pun meminta dokter untuk memberi obat generik saja karena pada hari sebelumnya saya diberikan obat antibiotik, yang menurut saya  mahal, yaitu Nislev yang nama generiknya adalah Levofloxacin. Perbedaan harga obat bisa dilihat dengan membandingkan rincian biaya pengobatan hari pertama dan hari kedua di bawah ini.

Keterangan Biaya
Radiologi (Appendicografi) Rp140.000
Jasa rumah sakit poli penyakit dalam Rp15.000
Jasa medis dokter Rp50.000
Obat – Asam Mefenamat 500mg kapsul 20 butir Rp3.425
Obat – Levofloxacin 500 mg tablet 7 butir Rp10.575
TOTAL Rp219.000

Tweet

AUTHOR

aprillins # Saya adalah seseorang yang tidak menyukai peraturan. Namun, bagaimanapun peraturannya saya harus mematuhinya karena di sinilah seorang warga negara dapat dinilai kesetiaannya. Sebagai pertimbangan untuk tidak mematuhi peraturan, harus ada hal substansial yang mendasarinya. Oleh karena itu, patuh bukan berarti patuh terhadap hal yang ada di luar hati nurani. Itulah saya, kuliah di filsafat dan berpikir filosofis, tapi kadang juga pragmatis :)

Artikel Terkait

  • Biaya Pemeriksaan Kolesterol di Pramita Lab Yogyakarta
  • Skaling dan Tambal Gigi di RSGM Prof. Soedomo UGM
  • Gunung Merapi Jogja Meletus atau Tidak?
  • Angin Puting Beliung Jogja 25 September 2010
  • Kegunaan Bulu Kaki, Sayangi Bulu Kakimu!
  • Makan Gurame di Restoran Sendang Ayu
  • Segarnya Main Futsal di Goeboex
  • Ibu Kost Jangan Gitu Dong Sama Brondong!

Belum ada tanggapan untuk “Biaya Cek Usus Buntu (Appendicografi) Beserta Obat dan Dokter di RS Panti Rapih Yogyakarta”

Berikan tanggapan Anda

Batalkan memberi komentar

Kategori

  • Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Dunia Lain
  • Dunia Maya
  • Fashion
  • Hewan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Musik
  • Olahraga
  • Pengalaman
  • Perbankan
  • Percintaan
  • Software
  • Teknologi

Artikel Terbaru

  • Salah Satu Penyebab Galau
  • 10 Resolusi Tahun 2012
  • Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah
  • Testing Klik! atau Kuk!?
  • 5 Panduan Menulis Artikel Untuk AdSense
  • 2 Latihan dan Aktivitas Fisik Untuk Mencegah Diabetes
  • 5 Peletakan AdSense yang Dilarang
  • Panduan Aman Main Google AdSense
  • Cara Terbaik Mengimplementasikan Iklan Google AdSense
  • Sejarah Nexian (Metrotech Jaya Komunika) dari Tahun ke Tahun
  • [Deco*27] Light Lag (ライトラグ) Lyrics
  • Spesifikasi dan Harga Acer Aspire One 722
  • Chord: Anjie Drive – Berhenti di Kamu
  • Download mp3: Anjie – Berhenti di Kamu Full Clean
  • Liburan ke Luar Angkasa Cukup Dengan Rp1.780.000.000 Saja
  • Kata-kata Mutiara Steve Jobs
  • 7 Jawaban Richard Branson Tentang Penggunaan Media Sosial
  • Strategi Periklanan Facebook yang Membuat Google Pusing
  • Stayin’ Alive (Kagamine Len : Append) Lyrics
  • Panduan 3 Cara Berperang Melawan Kolesterol Jahat (LDL)
  • Di Kutai Membunuh Orangutan Dibayar Rp500.000-Rp2.000.000
  • Biaya Pemeriksaan Kolesterol di Pramita Lab Yogyakarta
  • Perbedaan Spesifikasi Canon Vixia HF R10 dan R100
  • Server Maintenance Mempengaruhi Website di SERP Google?
  • Cara Mengcopy atau Memindahkan Contact Facebook ke Gmail
  • Jual Asus A42J Core i3 di Ciledug dan Bintaro
  • Tampilan Blue Screen of Death Diperbaharui di Windows 8
Berbagi Pengalaman Hidup © 2008-2011
All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography